Info Pacitan | Wisata | Seni & Budaya | Sejarah | Lokasi menarik | Traveling | Download | Dan lain-lain
Minggu, 23 Agustus 2015
"PANTAI PANGASAN PACITAN" Pantai petualang ini makin menggoda dengan perpaduan Gunung, Batu pecah, dan Goa. [Desa Kalipelus - Kecamatan Kebonagung]
Jumat, 17 April 2015
"PANTAI DAKI PACITAN" Surga hijau yang tersembunyi di balik bukit timur PLTU Pacitan. [Desa Sukorejo - Kecamatan Sudimoro]

PANTAI NDAKI PACITAN (Sukorejo - Sudimoro)
Pantai Daki ini adalah pantai yang masih satu kawasan dengan Teluk Bawur yang kini jadi lokasi PLTU. Mungkin belum banyak yang tau karna Lokasinya tersembunyi di balik bukit sebelah timur Teluk Bawur. Dari pantai Daki ini juga bisa anda saksikan wilayah PLTU beserta bangunan-bangunan dan Cerobong asapnya. Dan kedua wilayah ini di pisahkan oleh sungai dan Perbukitan. Dan jalan masuknya pun juga berbeda.
Pantai ini benar-benar indah dengan pancaran panoramanya yang terisolir oleh PLTU. Bak sebuah mutiara indah yang tersembunyi di balik bukit selatan Kecamatan sudimoro. Anehnya Pantai seindah ini belum ter ekpos di telinga para wisatawan atau travelers, bahkan dari warga Pacitan sendiri. Padahal pantai ini tidak kalah indah dari pantai-pantai lainya. Dan lokasinya Pun terbilang sangat dekat dari Jalur Lintas selatan. Mungkin wisatawan yang melintasi wilayah ini tidak tau keberadaan pantai ini. Karena jalan menuju Pantai juga belum ada Papan nama Penunjuk arahnya. Dan kemungkinan juga karna pandangan mereka teralihkan ke Lokasi PLTU nya.

Untuk alamat detailnya Pantai ini berada di Desa Sukorejo Kecamatan Sudimoro Kabupaten Pacitan Propinsi Jawa timur. Sangat dekat dengan akses Jalur Lintas Selatan atau JLS Pacitan - Trenggalek. Sedangkan rute ke lokasinya adalah sebagai berikut:
→ Dari arah mana saja melalui JLS Pacitan - Trenggalek, dan persimpangan ke pantai adalah setelah memasuki Kecamatan Sudimoro dan menujulah ke pasar Bawur (timur PLTU). Jalan ke pantai adalah pertigaan sebelah barat Pasar, kalau dari Pacitan kota sebelum pasar Bawur belok kanan, telusuri jalan aspal agak sempit itu hingga sampai di jembatan lalu belok kiri dan belok kiri lagi di jembatan berikutnya. Kemudian ikuti jalan makadam (berbatu) yang menanjak melewati bukit lalu turun lagi maka anda akan sampai di "Pantai Daki".


Jalan menuju Pantai ini dari JLS awalnya sudah cukup bagus melewati aspal yang masih berkondisi baik, karna jalan ini sebenarnya merupakan jalan masuk menuju salah satu bagian dari PLTU. Jalan ini selanjutnya melewati jembatan yang alas/badan jalanya terbuat dari lempengan besi. Di sekitar lokasi ini ada aliran air yang sangat jernih, dan juga tampak bangunan megah PLTU dari jarak dekat. Dilanjutkan jalan makadam menaiki bukit dan turun lagi anda pun sampai dan akan di sambut hamparan pasir putih.
Pantai daki ini lokasinya cukup Lebar dan terdiri dari beberapa bagian perairan dan juga tebing karang yang memisahkan. Dan dari masing-masing lokasi yang bisa di kunjungi memiliki karakteristik dan keunikan yang berbeda di setiap lokasinya. Tempatnya masih sangat alami dan bersih.
Sampai lokasi Pertama anda akan menyaksikan hamparan lahan perkebunan Pohon Kelapa di lokasi yang cukup rata dan lapang. Di tempat ini anda bisa memarkirkan kendaraan anda di sela-sela pohon, mendirikan tenda, dan juga bisa berteduh sambil menikmati Keindahan Pantai. Lokasi ini sebenarnya masih satu bagian dari Pantai Bawur. Jadi pemandangan bangunan PLTU masih bisa anda nikmati dari sini. Lokasinya berpasir putih sangat cantik memanjang sekilas pasirnya mirip di pantai Pidakan.


Dan ciri khasnya adalah wilayah pasang-surutnya berupa batuan karang yang memanjang dan berlapis-lapis agak rata memanjang, dan ada kerikil atau bebatuan di beberapa bagian. Saat air surut batuan ini dapat kita telusuri untuk menyaksikan biota-biota laut di sela-sela atau cekungan karang. Jangan kawatir ombak menerjang, karna ombak terpecah karang sebelum sampai bibir pantai. Batas kiri lokasi ini adalah tebing hijau dan bagian kanan merupakan bangunan PLTU.
Puas disini anda bisa menuju kearah bukit kiri menyusuri pasir putih. Dilanjutkan melintasi jalan setapak naik. Di jalan kecil itu anda akan menemukan percabangan jalan kecil lagi. Dan pilih ke kanan atau jalan yang naik melintasi jalan sempit diapit tetumbuhan menuju tebing.
Tebing ini sangat indah diselimuti rerumputan hijau dan dibeberapa bagian terdapat Pohon Pandan yang bisa anda gunakan berteduh. Dari sini tampak lokasi pertama dengan bentangan pasir dan barisan pepohonan kelapa yang berjajar rapi. Tak kalah indah pemandangan lepas pantainya, tampak ombak besar menerjang tebing dan di tengah perairan ini tampak sebuah Karang diselimuti rumput hijau mirip pulau di lepas pantai. Dari sini anda juga bisa memancing dari atas tebing, atau berfoto-foto mengabadikan panorama indah ini. Puas disini anda bisa turun ke lokasi pantai yang kedua.


Lokasi perairan kedua agak sempit dan kiri kananya di apit tebing karang. Lokasinya di dominasi bebatuan agak besar namun lumayan indah juga disini. Disini ada karang yang bolong namun hanya kecil tak seperti di Pantai Srau, juga tak ketinggalan banyak biota-biota laut disini.
Jangan lewatkan, kunjungi juga wilayah tebing di sebelah kiri lokasi kedua ini. Aksesnya sama melewati jalan setapak. Keunikan tebing ini adalah terdapat berbagai bentuk dan ukuran batu yang menghampar luas di sekitar belukar dan ilalang. Entah bagaimana proses terbentuknya, batu-batu ini bentuknya unik dengan pahatan-pahatan alam sedemikian rupa berdiri berbaris mendominasi tebing ini. Batu-batu ini juga ada di beberapa tebing di pantai srau, hanya saja lebih ekstrim di Pantai Daki ini.
Tak selesai di situ, karna di sebelah kiri tebing itu masih ada perairan lagi dengan ombak besar namun tidak bisa di kunjungi karna dari tebing langsung turun ke air tanpa lokasi pasir. Namun ombak yang menerjang karang itu kadang menyembur ke atas tebing dan terlihat sangat eksotis. Mungkin Pantai ini dan PLTU bisa di katakan jadi salah satu dari pantai Pacitan ujung timur menurut sebagian orang, tapi sebenarnya masih ada Pantai Ngobyok yang di klaim sebagai Pantai ujung Paling timur Pacitan yang ada di Desa Sumberejo Berbatasan dengan Kabupaten Trenggalek.
Demikian sekilas gambaran lokasi Pantai Daki. Dan untuk fasilitas wisata memang belum ada, karna memang belum di buka sebagai lokasi wisata resmi oleh pemerintah. Jadi persiapkan segala keperluan anda dari rumah. Ini sedikit kekurangan namun takkan menghalangi keindahan Pantai Daki ini.
"PANTAI BAWUR PACITAN" Keindahan pesisir pantai laut selatan yang kini jadi lokasi megahnya bangunan PLTU. [Desa Sukorejo - Kecamatan Sudimoro]

PANTAI TELUK BAWUR PACITAN (Sukorejo - Sudimoro)
Pantai Bawur atau biasa di sebut teluk Bawur dulunya merupakan salah satu lokasi wisata pantai di Pacitan. Tapi kini teluk tersebut telah mengalami alih fungsi menjadi lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Dan menjadi satu-satunya pembangkit listrik yang ada di Pacitan tepatnya di Desa Sukorejo Kecamatan Sudimoro Kabupaten Pacitan Jawa timur.
→ Untuk menuju pantai yang masih satu wilayah kecamatan dengan Pantai Kunir ini dari arah pacitan kota anda ke arah timur arah Kecamatan Kebonagung melalui JLS. Terus hingga melewati pantai Soge dilanjutkan melalui pertigaan Lorok ambil belok kanan arah Trenggalek. Nah ikuti terus jalur utama, maka anda akan sampai di lokasi PLTU tersebut (Kelihatan dari jalan).


Setelah sampai di bukit barat teluk tersebut anda pasti akan kagum menyaksikan pemandangan megah yang di dominasi dengan warna biru dengan cerobong asap tinggi menculang warna putih dengan cincin-cincin warna berwarna merah, yang menjadi ciri bangunan tersebut. Di bukit itu anda bisa singgah sebentar untuk beristrahat. Sekedar melepas lelah sambil duduk-duduk di tempat duduk dari bambu yang beratapkan alami yaitu daun pohon talok yang menyejukkan.
Anda juga bisa berfoto-foto dengan background bangunan PLTU. Dari situ juga terpampang keelokan laut biru dan di sekitarnya ada hutan-hutan khas pegununggan yang membuat suasana menjadi tentram dan nyaman. Lokasi ini juga sudah ada warung-warung makan sederhana yang berjejeran yang menjadi alternatif saat anda tidak membawa bekal dari rumah.


Belum puas dengan lokasi itu anda masih bisa melihat dari tempat yang lebih dekat. Lanjutkan perjalanan ke timur hingga sampai di pinggiran jalan dengan pagar pembatas. Dari situ bangunan mega proyek itu semakin jelas, tetapi jarak pandangnya jadi sempit karna kiri-kanan perbukitan dengan pohon-pohon yang tumbuh lebat. Tapi sayang sekali untuk masuk ke dalam wilayah PLTU mungkin tidak diperkenankan untuk umum kecuali petugas dari PLTU tersebut.
Jika anda ingin menyaksikan lebih dekat lagi, lanjutkan ke arah timur. Jalanya adalah arah jalan ke Pantai Daki dengan melewati pertigaan belok kanan sebelah barat pasar Bawur. Jalan tersebut akan sampai di salah-satu bagian dari Pantai bawur atau PLTU. Di situ panoramanya cukup indah, ada sungai yang jernih, laut lepas dan terlihat rumitnya bangunan PLTU dari jarak dekat. Dari situ juga bisa menuju pantai Daki dengan melewati jembatan dan jalan yang naik ke atas bukit sebelah timur.
Dibalik Fakta Tentang Beredarnya Foto Pulau Godo [berangkaaat.wordpress.com]
Menanggapi banyaknya pertanyan dari beberapa teman dan komunitas mengenai Pulau Godo yang kerap kali ditulis di beberapa blog bahkan website pacitanku.com maka dengan ini kami menghimbau agar teman-teman sekalian tidak terpengaruh atas foto tersebut dikarenakan foto mengenai Pulau Godo yang banyak beredar dapat dikatakan sebagai palsu.
Kami tidak mengatakan bahwa Pulau Godo adalah bohong atau tidak ada, sebab Pulau Godo memang sebenarnya ada hanya saja foto yang banyak beredar di Internet bukanlah foto Pulau Godo itu sendiri melainkan foto ujung pantai yang tepat berada di dalam pemecah ombak di depan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).
Foto tersebut pertama kali kami temukan di paramio.com , dan tidak ditemukan info sama sekali mengenai Pulau Godo melainkan hanya sekedar tulisan “Pulau Godo – Sukorejo” yang menjadi judul foto tersebut. Namun karena penasaran dengan keindahan pulau tersebut kami mencoba untuk browsing di mbah Google, kemudian kami menemukan bahwa website pacitanku.com juga memasang foto yang sama dengan info sebagai berikut :
"Pacitanku.com, SUDIMORO —Jika anda berkunjung ke pacitan melewati Kecamatan Sudimoro, tak ada salahnya anda melihat salah satu tempat yang unik dan menarik, yakni sebuah pulau mungil di ujung Teluk Bawur, Sudimoro. Namanya adalah Pulau Godo. Pulau Godo yang letaknya di Teluk Bawur, Desa Sukorejo, Sudimoro ini letaknya berada tepat di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pacitan.
Jika sedang berkunjung ke PLTU atau melintasi area Pacitan Trenggalek via jalur Sudimoro, tak ada salahnya anda berkunjung ke pulau ini. Namun yang perlu diperhatikan adalah jalan yang konturnya naik turun dan banyak pegunungan serta tikungan, membutuhkan kehati – hatian saat berkunjung kesana. Selamat menikmati keindahan Pulau Godo Sudimoro. (Dep/Pct)"
Rasa penasaran pun semakin bertambah namun tidak banyak info yang bisa didapat dari internet. Pertanyaan pun semakin berhamburan, dimana letaknya? Berapa budget yang harus disiapkan? Bagaimana caranya kesana? Kenapa tidak banyak info? dll. Akhirnya kami pun memutuskan untuk bertanya pada beberapa komunitas sebut saja jalan-jalan (maaf nama jelas tidak dapat kami masukkan karena alasan permintaan privasi).
Hanya sedikit info yang dapat mereka semua berikan bahkan malah pertanyaan balik yang kami dapatkan, “belum pernah dengar”, “masa? dimana tuh?”, “iya tau, tapi belum pernah kesana”, “pernah denger, katanya sih bagus” dan ternyata merekapun menunnjukkan foto yang sama seperti foto diatas. Namun tetap saja itu dapat dikatakan sebagai nihil. Bahkan beberapa teman yang memang berasal dari Pacitan sempat kami tanyai dan rata-rata diantara mereka tidak mengetahui tentang Pulau Godo.
Keganjilan mulai datang pelan-pelan, apakah Pulau Godo memang ada? Jika memang benar Pulau Godo memiliki keindahan tersebut mengapa tidak banyak foto yang beredar atau setidaknya dokumentasi mengenai Pulau Godo.
Setelah kami mencoba mencari tahu keberadaan pulau ini, ternyata memang sangat benar bahwa Pulau Godo itu ada dan bukan sekedar mitos atau legenda.
Letaknya tepat di koordinat -8.270017, 111.439018 atau 8°16’12.1″S 111°26’20.5″E
Akan tetapi setelah mengetahui keberadaan pulau tersebut keganjilan tidak hilang begitu saja, ternyata malah semakin bertambah sebab dari beberapa info yang kami dapat bahkan pacitanku.com sendiri mengatakan bahwa Pulau Godo terletak di Teluk Bawur, Desa Sukorejo. Dan inilah yang kami temukan setelah mencari tau letak Teluk Bawur dengan koordinat -8.264067, 111.370525 atau 8°15’50.6″S 111°22’13.9″E
Hahahahahaa, apa yang kalian pikirkan? Di teluk tersebut kami hanya menemukan PLTU Bawur, Pacitan dan tidak ada yang bernama Pulau Godo disana. Ternyata Pulau Godo tidak berada di Teluk Bawur, tidak heran jika beberapa teman yang memang berasal dari Pacitan pun tidak mengetahui keberadaan pulau ini.


Dan tidak heran pula teman-teman komunitas juga ikut kebingungan saat ditanyai mengenai pulau ini atau ketika ingin traveling menuju pulau ini. Lalu bagaimana dengan foto yang banyak beredar tersebut? Setelah kami usut lebih lanjut ternyata foto tersebut bukan diambil di Pulau Godo melainkan di sebelah pemecah ombak Teluk di depan PLTU Bawur Pacitan.
Kami menemukan foto tersebut diambil disini… 8° 15' 50.64" S 111° 22' 13.89" E 8° 15′ 50.64″ S 111° 22′ 13.89″ E
Kembali lagi, sudah terjawab bukan? Foto yang beredar selama ini bukan Foto Pulau Godo, Tidak heran jika tidak ada yang mengetahui keberadaan pulau tersebut.
"PANTAI KUNIR PACITAN" Pantai yang satu ini menampakkan keindahan sungainya, garis pantai yang panjang, serta lokasi camping yang luas. [Desa Pagerkidul - Kecamatan Sudimoro]

PANTAI KUNIR PACITAN (Pager kidul - Sudimoro)
Bicara soal pantai Pacitan yang masih asri dan alami memang tiada habisnya dan cukup menggoda untuk di kunjungi. Kali ini yang kita bahas adalah Pantai Kunir di Pacitan dengan pesona kawasan yang masih asli. Dengan ciri Khas pantai perpaduan dengan bukit hijau pegunungan sekitar. Terlihat harmonis dan menampilkan kesan yang sangat tentram, santai, damai bagi wisatawan yang berkunjung ke sini.
Pantai kunir di Pacitan adalah sebuah pantai yang masih perawan, karna bisa di bilang masih asri belum tersentuh moderenisasi. Wisatawan belum banyak yang mengetahui, pengunjung yang datang biasanya hanya warga sekitar atau muda-mudi warga Pacitan sendiri. Bahkan pada bulan Juni 2015 belum ada pengelolaan dari pemerintah, hanya ada akses jalan menuju pantai ini dan itupun masih sulit walau Kendaraan roda 4 bisa masuk.

Sebenarnya pantai Kunir memiliki potensi wisata yang cukup bagus. Garis pantainya yang cukup panjang, pemandangan sekitar yang yang indah menghijau, terdapat ciri khas sungai yang menawan, serta tersedianya tanah lapang yang sangat leluasa untuk lahan parkir maupun mendirikan warung-warung makanan. Sebenarnya Pantai ini sangat mendukung untuk di kelola menjadi Sebuah obyek wisata uggulan di Pacitan, apalagi lokasinya dekat dengan akses Jalur Lintas Selatan (JLS).
Keasrian pantai ini dikarenakan memang kawasan ini belum sepenuhnya dioptimalkan sebagai tempat wisata, sehingga mayoritas orang yang datang ke pantai ini hanya masyarakat sekitar yang sudah pernah mendengar namanya, atau tau seluk beluk jalan menuju pantai ini. Kalau ada sedikit saja campur tangan dari pemerintah untuk menjadikan pantai ini sebagai pantai wisata, pasti pantai ini tak akan kalah bagus dari Pantai Taman yang sudah cukup lama di kenal di wilayah timur Pacitan.


Padahal pesona keindahannya tidak kalah dengan pantai-pantai pacitan yang lebih terkenal. Hanya saja namanya memang kalah tenar dibandingkan dengan pantai Srau, Telengria, klayar, pantai Banyu tibo dan pantai lainya yang ada di kabupaten Pacitan yang lebih dulu dikenal. Pantai ini Cocok sekali untuk bersantai. Kesunyian yang terasa dengan hamparan pasir putihnya yang luas, serta diapit pegunungan hijau di kanan dan kiri serta perbukitan yang menghadap pantai akan semakin menambah pesonanya, tak beda jauh dengan pantai-pantai lainya.
Pantai ini terletak di desa Pager kidul. Tepatnya di kecamatan Sudimoro Kabupaten Pacitan Jawa Timur. yang merupakan kecamatan paling timur serta paling selatan yang berbatasan langsung dengan kabupaten Trenggalak. Kecamatan Sudimoro ini mulai populer sejak di bangunya PLTU di kawasan Pantai Bawur, sedangkan pantai Kunir ini kalau Dari arah Pacitan Kota letaknya sebelum sampai di PLTU (sebelah baratnya).
Panorama unik yang ada di tempat ini yaitu daerah pantainya yang banyak ditumbuhi dengan pohon kelapa dan pepohonan lainnya. Karena berdekatan dengan kawasan kebun penduduk maka pantai ini memang sangat jarang ada yang mengetahui rute menuju tempat ini. Namun apabila anda sudah berada di kecamatan Sudimoro, dan kalau masih bingung silakan bertanya ke masyarakat sekitar pastilah diberitahu arah untuk menuju pantai Kunir ini.


Sebenarnya Pantai ini tidak terlalu jauh, mungkin masih cukup dekat dibandingkan dengan Pantai-pantai sebelah barat pacitan. Dari pusat kota bisa ditempuh dengan melewati Jalur Lintas Selatan atau JLS menuju arah kabupaten Trenggalek. Estimasi waktu untuk sampai ditempat ini kurang lebih 60 menit perjalanan dengan kecepatan sedang.
→ Rute pertama yang bisa anda tempuh kalau dari Pacitan kota pilih ke arah Kecamatan Kebonagung, melewti jembatan panjang Grindulu lalu depan Pasar Arjowinangun Belok kanan memasuki JLS. Terus aja ikuti JLS itu ke timur arah Trenggalek hingga sampai di pantai Soge terus aja setelah sampai pertigaan besar memotong jalan, plih belok kanan arah Sudimoro. Terus ikuti jalan sambil melihat di kanan jalan setelah dekat pantai ada Papan penunjuk arah ke Pantai Kunir, ikuti jalan belok kanan itu untuk sampai di Pantai Kunir.
→ Jalur keduanya kalau dari arah Trenggalek melewati kecamatan Panggul ke barat Arah ke Pacitan setelah melewati PLTU terus aja hingga bertemu Penunjuk arah ke pantai Kunir di kiri jalan, dan ikuti jalan masuk belok ke kiri itu kalau belum jelas tanyakan ke warga sekitar, soalnya setelah penunjuk arah ini tidak ada papan penunjuk arah lagi, sehingga begitu masuk bertemu pertigaan lagi ambil jalan yg ke kiri saja. Susuri terus jalan ini yang mayoritas masih berupa jalan makadam, tetapi di jalan-jalan yg agak sulit sudah dirabat beton. Setelah berjalan dari papan arah masuk sekitar 1,8 Km, maka anda akan sampai juga di "Pantai Kunir"


Begitu masuk lokasi langsung disambut hamparan rumput di tanah lapang yang seluas lapangan sepak bola, sangat cocok dipakai buat area perkemahan sejuk dengan tetumbuhan pandan di sekelilingnya. Pantai Kunir merupakan pantai berpasir yg membentang cukup luas sekitar 500 meter.
Di ujung timur pantai terdapat sungai yang berpagar tebing bebatuan kapur khas pantai Pacitan. Berbatasan dengan kawasan perkebunan penduduk yang banyak ditumbuhi pohon kelapa, dan beberapa pohon besar yang tumbuh di tepi pantai membuat pantai ini terasa nyaman untuk refreshing.
Hutan yang masih lebat di sekitar sungai yang bermuara di Pantai Kunir membuat nuansa terasa sunyi, apalagi pantai ini juga termasuk jarang dikunjungi wisatawan karena memang belum begitu dikenal luas bahkan di kalangan masyarakat Pacitan sendiri.


Kesunyian Pantai Kunir memberi nilai tambah tersendiri bagi anda yang ingin melepaskan diri sejenak dari kebisingan kota. Tanah lapang yang luas dan berumput serta ketersediaan air tawar dari sungai cocok bagi yang ingin berkemping.
Hanya saja jika ke pantai ini jangan lupa untuk membawa bekal sendiri, karena tidak ada pedagang yang berjualan di kawasan pantai ini. Akses ke pemukiman penduduk terdekat ya di sekitar papan penanda masuk dari jalan utama Lorok - Trenggalek tadi. Terlepas dari segala kekurangan dan kelebihannya, Pantai Kunir bisa dijadikan salah satu alternatif menikmati liburan di Pacitan.