Kamis, 07 Juli 2016

"TELAGA SONO PACITAN" Jadi pusat perhatian pasca bencana alamnya yang dahsyat. [Desa Kalikuning - Kecamatan Tulakan]



landscape telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo
TELAGA SONO (Kalikuning - Pacitan)


Tak kalah dengan daerah-daerah lain rupanya Pacitan yang dulunya kurang begitu dikenal, tapi kini ternyata Pacitan sudah Cukup populer. Berawal dari terpilihnya putra Pacitan menjadi orang nomor satu di Indonesia yaitu Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono, dan kini kabupaten berjuluk Kota 1001 Goa ini mulai terkenal akan keindahan wisatanya. Ditunjang lagi sejak dibangunya Jalur Lintas Selatan atau JLS yang melintasi pesisir selatan Jawa (termasuk Pacitan), membuat para traveler banyak mendatangi kabupaten yang satu ini.

Banyak obyek wisata di Pacitan yang sudah mulai dikembangkan, mulai dari Pantai yang menawan, Goa yang misterius, Sungai yang asri, wisata budaya dan sejarahnya pun tak kalah menarik dan masih banyak lagi yang lainya. Dan yang cukup digemari adalah wisata pantainya karena lokasinya yang relatif dekat jika diakses dari JLS. Namun untuk kali ini mari kita bahas sebuah obyek wisata agak terpencil yang sudah cukup dikenal sejak jaman dahulu, yaitu sebuah telaga yang diberi nama Telaga Sono.

Telaga Sono atau dalam dialek jawa dibaca "Telogo Sono" adalah sebuah telaga yang tak begitu luas yang berada di Dusun Sono, Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Telaga yang berada disebelah barat desa ini juga merupakan image dari desa Kalikuning. Meski agak terpencil namun akses jalanya tak jauh dari jalur Pacitan-Lorok lewat desa Mentoro (bukan via JLS), setelah melewati pasar desa Ketrowonojoyo lanjut saja hingga ada persimpangan belok kiri menuju desa Kalikuning. Dari situ anda bisa bertanya ke warga sekitar untuk sampai di Dusun Sono.

hijaunya telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo dari jalan telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo
tepi telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo atas bukit telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo

Dari cerita jaman dahulu, konon dulunya telaga ini adalah telogo Bedog yang ada di Dusun Bedog. Tapi karena dulu ketika para wali mau membuat telaga di Dusun Bedog, saat itu ketahuan Gadis Bedog Supit (gadis yang dihindari para wali karena bisa mengurangi kesaktian) yang waktu itu sedang menyapu.

Dan akhirnya pembuatan telaga dilokasi tersebut pun dibatalkan. Dan dari bekas galian telaga yang tidak jadi dibuat tersebut terdapat sumber air yang besar sampai sekarang. Dan disitu juga terdapat batu yang sangat besar yang dulunya akan dibuka oleh para wali yang akan membuat telaga. Batunya sampai sekarang masih ada disekitar sungai.

Selanjutnya pembuatan telaga dialihkan ke Dusun Sono maka dinamailah Telogo Sono. Dulunya telaga ini airnya mengalir ke arah timur dan ke barat. Menurut penuturan warga disana, bukit yang sebelah barat hampir semuanya didominasi bebatuan. karena saat membuat telaga ini dari galian yang berupa batu diletakkan disebelah barat. Sedangkan galian yang berupa tanah diletakkan disebelah timur. Dan sekarang masyarakat sekitar menyebut bukit yang berbatu dengan sebutan Gunung Tipis.

runtuh telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo puncak telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo

Desa kalikuning atau lebih tepatnya Telaga Sono beberapa tahun yang lalu juga jadi pusat perhatian warga Pacitan dan sekitarnya. Pasalnya waktu itu di Telaga Sono terjadi bencana hebat pada tanggal 3 Januari 2011 hingga terjadi lagi hari-hari berikutnya. Di lokasi ini telah terjadi bencana Longsor atau pergeseran tanah yang berpusat di lingkungan RT.01/RW.09 Dusun Sono. Saat itu di lokasi tersebut terlihat seperti sebuah wisata bencana.

Banyak pengunjung yang penasaran dan berdatangan kesini menyaksikan dari dekat disekitar telaga dan memadati lereng bukit yang masih rentan terjadi longsoran tersebut. Selain kedatangan pengunjung yang penasaran dan berempati atas bencana ini, juga banyak Sukarelawan, Bapak Polisi, Petugas Kesehatan, Bapak Tentara dan dari pihak lain yang juga turut bahu-membahu memberikan pertolongan untuk meringankan beban dari para korban bencana alam ini.

Akibat pergerakan tanah tersebut telah mengakibatkan banyak rumah warga rusak parah, jalan ambles dan retak, serta merusak beberapa sarana umum lainya. Dari bencana tersebut setidaknya 136 KK telah diungsikan ke beberapa tenda pengungsian. Tapi sebagian lagi ada yang tinggal dirumah sanak saudaranya yang dirasa masih aman.

bencana longsor 1 telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo bencana longsor 2 telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo
bencana longsor 3 telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo bencana longsor 4 telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo

Terlepas dari cerita diatas Telogo Sono 'kini' adalah sebuah telaga yang sangat indah, disekelilingnya terdapat hamparan pegunungan yang masih asri khas pedesaan, berbukit dan pepohonanya menghijau, udaranya sangat sejuk, airnya juga jernih bagaikan cermin raksasa yang memantulkan gambaran pemandangan alam disekelilingnya.

Tak hanya itu, katanya air telaga ini juga tidak pernah kering walaupun musim kemarau. Jadi disini anda juga bisa mencari ikan bagi yang hobi memancing. Buat anda yang gemar berpetualang mencari pengalaman menemukan tempat-tempat baru, tidak salah anda datang kesini..

Baca juga:
"GOA SOMOPURO PACITAN" Keindahan goa belahan timur Kabupaten Pacitan dengan indahnya gelambir-gelambir batuan raksasanya. [Desa Bungur - Kecamatan Tulakan]
"GUNUNG LANANG PACITAN" Lokasi camping yang nyaman, menyaksikan sunset dan sunrise, serta menikmati panorama indahnya landscape kota Pacitan dari ketinggian. [Desa Punjung - Kecamatan Kebonagung]