Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam di Pacitan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam di Pacitan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Oktober 2016

"GUNUNG SEPANG PACITAN" Spot favorit trekking dan camping serta menikmati indah landscape laut lepas dari ketinggian. [Desa Tulakan - Kecamatan Tulakan]



LANDSCAPE GUNUNG SEPANG, TULAKAN PACITAN.
GUNUNG SEPANG, TULAKAN PACITAN.


Selain dikenal mempunyai banyak Goa dan Pantai, Pacitan punya banyak gunung itu sudah pasti, karena memang sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan dan hanya sebagian kecilnya saja yang berupa dataran rendah. Selain Gunung Limo yang sudah dikenal sebagai ikon kabupaten Pacitan, rupanya diwilayah timur Pacitan masih banyak gunung-gunung lain yang cukup dikenal dan juga sering dikunjungi. Diantaranya ada "Gunung Sepang".

Gunung Sepang merupakan gunung tertinggi diantara gunung-gunung lainya di Tulakan. Seperti halnya Gunung Lanang yang ada di Desa Punjung, puncak gunung ini pun cukup luas dan datar sehingga bisa mendirikan tenda untuk camping. Suasana malamnya dan kerlap-kerlip lampu perkotaan juga turut melengkapi keindahanya. View pemandangan yang indah di siang hari serta hawa yang sejuk akan anda rasakan disini. Treknya tidak terlalu sulit sehingga masih cocok bagi pendaki pemula. Pokoknya rekomended banget buat traveler pecinta trekking dan camping.

CAMPING GUNUNG SEPANG TULAKAN PACITAN

Gunung Sepang ini berada di Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan Jawa timur. Kalau dari namanya mungkin banyak yang mengira lokasinya berada di Dusun Sepang, Desa Tulakan. Tapi sebenarnya kaki Gunung Sepang berada di antara empat dusun yang terbagi menjadi empat wilayah desa. Yaitu di Dusun Tembelang Desa Tulakan, Dusun Sriten Desa Wonoanti, Dusun Gadungan Desa Padi, dan Dusun Pagerejo Desa Bungur. Jadi bisa dikatakan kalau Gunung Sepang merupakan batas alam dari ke empat wilayah tersebut.

DARI DEKAT GUNUNG SEPANG TULAKAN PACITAN

Gunung Sepang Tulakan bisa diakses dari Pacitan kota melalui jalur Pacitan - Lorok (arah timur pasar Arjowinangun belok kiri bukan via JLS Kebonagung yang belok kanan). Jaraknya sekitar 45km kemudian ada jalan masuk disebelah barat SMPN 1 Tulakan. Atau juga bisa lewat daerah Bonsiak kurang lebih 1km sebelum Pasar Tulakan. Dari situ menempuh jarak sekitar 2km lagi untuk sampai di Dusun Sepang. Kendaraan roda 2 maupun roda 4 masih bisa masuk hingga dekat SDN Tulakan 1 yang sudah termasuk wilayah kaki gunung Sepang, kemudian belok kanan melalui jalan rabat cor.

DARI JALAN GUNUNG SEPANG TULAKAN PACITAN

Selanjutnya perjalanan dilanjutkan jalan kaki hingga menempuh jalan yang curam saat pendakian. Dan sebaiknya jangan melakukan pendakian saat musim hujan karena selain jalanya jadi licin juga banyak bebatuan yang rawan longsor. Dan kalau anda berniat menginap sebaiknya minta izin dulu dengan warga setempat. Juga jangan lupa bawa perbekalan dan perlengkapan secukupnya.

DARI SAWAH GUNUNG SEPANG TULAKAN PACITAN

Saat mendaki gunung ini sebaiknya bersikap wajar dan menjaga etika, jangan merusak apapun yang ada disana agar kelestarianya tetap terjaga. Sebenarnya dulu menurut cerita warga disana, lereng Gunung Sepang ini masih asri dan sangat terjaga kealamianya. Pepohonan masih lebat dan banyak monyet / kera penghuni hutan tersebut. Namun kera-kera tersebut perlahan menghilang seiring berjalanya waktu karena pohon disana juga semakin jarang.

FOTO BARENG GUNUNG SEPANG TULAKAN PACITAN

Treking untuk sampai di puncak Gunung Sepang memakan waktu antara 1 - 2 jam. Trek pendakian yang berliku dan terjal dengan suasana didalam hutan akan memberikan tantangan tersendiri bagi para pendaki. Semakin berat medan yang di takhlukkan pastinya akan membuat perjalanan semakin seru. Tapi tentunya juga harus didukung dengan fisik dan tekad yang kuat meski treknya juga masih wajar dan masih cocok untuk pemula.

PUNCAK GUNUNG SEPANG TULAKAN PACITAN

Sesampainya di puncak anda akan disuguhi bentang panorama alam yang mengagumkan. Kalau tidak terhalang kabut disebelah barat bisa terlihat rangkaian Gunung-gunung yang beberapa diantaranya adalah Gunung Limo. Belum lagi disebelah selatan bisa anda saksikan landscape laut lepas Pantai Taman (Lorok) yang terpampang nyata. Selain itu penampakan Sunrise dari Puncak Sepang juga tak kalah indah.

Bagi yang berminat mungkin Gunung Sepang ini bisa jadi referensi wisata pendakian anda selanjutnya di Pacitan selain Gunung Lanang dan Gunung Limo tentunya. Sekian sekelumit info yang bisa kami bagikan semoga bisa menambah wawasan anda tentang kekayaan dan keindahan alam Pacitan.


Sumber gambar :
panoramio.com
wikimapia.org
aroyad.wordpress.com
donesia.wordpress.com

"PANTAI TINAWU PACITAN" Sejak dibangunya PLTU keadaanya kini tak seperti dulu lagi. [Desa Pager Kidul - Kecamatan Sudimoro]



OMBAK PANTAI TINAWU PAGER LOR SUDIMORO PACITAN
PANTAI TINAWU, SUDIMORO PACITAN.


Sudimoro Pacitan, siapa yang tak kenal dengan nama wilayah tersebut khususnya warga Pacitan sendiri. Tentu setiap mendengar nama salah-satu kecamatan dikabupaten Pacitan ini yang terlintas difkiran anda adalah keberadaan bangunan PLTU-nya yang ada di Teluk Bawur. Tapi sebenarnya di sana ada banyak lokasi menarik yang bisa anda kunjungi. Sebagai contoh adalah pantai-pantainya yang indah.

Di antara pantai yang sudah cukup dikenal adalah Pantai Ndaki, Ngobyok, dan Pantai Kunir yang cukup luas. Tapi tahukah anda dengan nama salah satu pantai yang belum banyak diketahui keberadaanya, bahkan mungkin hanya warga sekitar yang mengetahui keberadaan pantai tersebut. Pantai ini oleh warga sekitar diberi nama "Pantai Tinawu".

Pantai Tinawu berlokasi disebelah barat PLTU Sudimoro, tepatnya berada di Desa Pager Lor, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan Jawa timur. Pantai yang masih asri dan belum terjamah manusia ini dulunya berada diantara lahan hutan seluas kurang lebih 60 hektar. Meski sekitar tahun 2011 hutan tersebut di tebang pohon-pohonya, namun Desa Pager Lor berkerja sama dengan pihak Perhutani untuk melakukan penanaman pohon kembali lahan yang ditebang tersebut.

WAKTU SURUT PANTAI TINAWU PAGER LOR SUDIMORO PACITAN

Selain namanya yang belum begitu dikenal, dan juga kondisi jalan yang kurang layak untuk kendaraan membuat Pantai Tinawu masih terjaga dengan kealamianya hingga sekarang. Namun sayang sejak dibangunya bangungan megaproyek PLTU yang berada tak jauh dari Pantai Tinawu membuat pantai tersebut mengalami banyak perubahan.

Dulunya Pantai Tinawu merupakan tempat dimana masyarakat sekitar Dusun Wates setiap air laut surut dipertengahan tanggal dibulan Qomariah pada berbondong-bondong datang kesini. Tempat ini juga sudah jadi salah satu diantara sumber mata pencaharian mereka untuk mendapatkan ikan. Kalau biasanya banyak ikan dan udang yang dapat ditemui disini, tapi akhir-akhir ini semuanya berubah bahkan nyaris tidak ada.

Menurut warga disana sejak dibangunya PLTU di dekat perairan tersebut, secara tidak langsung dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat. Andaikan dampaik itu positif, tentu tidak jadi masalah. Tapi perubahan itu justru mencabut matapencaharian sebagian masyarakat kecil disini. Manakala keadaan ini terus berlanjut, bisa dipastikan aktifitas rutin masyarakat ini nantinya hanya tinggal cerita saja.. Ya, harapanya semoga keadaanya bisa kembali lagi seperti dulu sehingga generasi-generasi berikutnya masih bisa turut merasakan kekayaan dan keindahan alam disana..


Sumber: KIM Samudera Pacitan

Kamis, 22 September 2016

"HUTAN WISATA PINUS KITA PACITAN" Cara lain menikmati indahnya bentang panorama alam Pacitan dengan sensasi yang berbeda. [Desa Gemaharjo - Kecamatan Tegalombo]



gambar hutan pinus kita gemaharjo tegalombo pacitan.jpg
HUTAN WISATA PINUS KITA PACITAN


Pacitan kaya akan wisata alamnya itu sudah pasti, juga sudah dikenal sampai daerah-daerah lain disekitarnya bahkan sudah sampai di mancanegara. Bahkan kini kabupaten berjuluk Kota 1001 Goa ini sudah mulai ikut jadi tuan rumah event-event berkelas internasional. Pesona Pacitan memang luar biasa bagi para pecinta traveler. Selain alamnya yang indah hijau berbukit, jalan khas Pacitan yang berkelok juga akan jadi sensasi yang berbeda diperjalanan anda.

AYUNAN SANTAI WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

Banyak wahana-wahana wisata baru di Pacitan yang mulai bermunculan seiring dibangunya JLS yang membentang dari barat ke timur di sekitar pantai selatan jawa yang menghubungkan Pacitan - Trenggalek. Tapi untuk kali ini yang akan kita bahas bukanlah Pantai atau Goanya melainkan sebuah wahana baru yang lokasinya agak jauh dari JLS. Tapi jangan khawatir karna lokasinya berada di sekitar jalur propinsi yang menghubungkan Pacitan - Ponorogo, yaitu sebuah hutan wisata yang di kenal dengan Hutan Wisata Pinus Kita Gemaharjo.

RUMAH POHON WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

"Pinus Kita" itulah sebutanya, yaitu sebuah destinasi wisata alam yang tergolong masih hangat-hangatnya diperbincangkan di sosmed. Lokasinya berada di Dusun Kaligondang, Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Hanya masuk sekitar 200 meter bila di akses dari jalur utamanya Pacitan - Ponorogo, dan disitu ada petunjuk arah masuk ke lokasi di kanan jalan. Di kawasan wisata yang masih dalam tahap pengembangan ini menyediakan beberapa wahana diantaranya adalah, bangku santai, ayunan, hammock, dan rumah pohon atau gardu pandang dari atas pohon. Tiket masuknya masih sangat murah hanya membayar Rp.2000 saja, namun jika pengunjung ingin berfoto-foto menggunakan Fun Prop ada tambahan biaya lagi Rp.2000.

GARDU PANDANG HUTAN PINUS KITA PACITAN

Wisata dengan pemandangan hamparan pohon pinus ini dari Pacitan kota berjarak sekitar 40 km. Banyak yang menggambarkan wahana ini sekilas mirip dengan wisata di Kalibiru Kulonprogo. Karena wilayahnya juga berupa perbukitan di tambah lagi adanya gardu pandang diatas pohon makin melengkapi kemiripanya. Rumah pohon ini juga sangat cocok untuk spot foto dengan background hutan pinus dan pegunungan khas pedesaan.

BERANEKA FUN PROP WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

Gardu pandang di sini bukanlah sebuah bangunan yang permanen karena hanya terbuat dari kayu yang dibentuk sedemikian rupa dan dibuat diatas pohon pinus yang tinggi dan berukuran besar, namun sudah dipastikan aman untuk dinaiki. Hanya saja alat untuk memanjat hanya disediakan tangga dari bambu tanpa peralatan khusus, jadi harus hati-hati dan kalau perlu harus bawa semacam tali pengaman sendiri.

HAMMOCK WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

Di lokasi hutan wisata Pinus Kita ini anda bisa menikmati landscape dan pemandangan indah Desa Gemaharjo, serta berjalan-jalan di bawah teduhnya pohon pinus dengan suhu yang sejuk dan udara yang segar. Yang ingin bermalas-malasan anda juga bisa duduk santai di bangku-bangku yang dibuat khusus untuk pengunjung. Selain itu anda masih di manjakan dengan bermain ayunan dari bambu hingga bersantai diatas hammock, yaitu tempat tidur gantung dari kain elastis yang di kaitkan dengan kedua batang pohon. Tentu ini akan membuat anda semakin rileks menikmati liburan disini.

TIKET WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

Selain itu bagi anda yang ingin menikmati pemandangan alam yang hijau di sekeliling pinus kita tapi malas untuk naik tangga ke atas pohon anda masih bisa menyaksikanya dari atas jembatan pantau yang dibuat khusus di atas bukit dan agak menjorok sehingga sudah cukup leluasa untuk menikmati view indahnya kiri-kanan alam Desa Gemaharjo.

VIEW DARI POHON HUTAN WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

Anda pasti penasaran kan dengan wahana baru wisata alam di Pacitan yang satu ini. Jangan lupa jadikan hutan wisata Pinus Kita sebagai daftar kunjungan wisata anda berikutnya setelah sebelumnya mengunjungi pantai dan goanya. Terutama buat anda yang berpergian Pacitan - Ponorogo via Gemaharjo, luangkan waktu sejenak untuk beristirahat di sini sambil mendinginkan mesin kendaraan anda.

Dan berikut ini diantara beberapa gambar yang kami ambil dari instagram :

AYUNAN BAMBU HUTAN WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

JEMBATAN PANTAU HUTAN WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

PINUS KITA RENI NINGSIH PUNJUNG KEBONAGUNG PACITAN

PEPOHONEN HUTAN WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

JEMBATAN PANTAU HUTAN WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

TANGGA JALAN MENUJU HUTAN WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

JALAN NAIK HUTAN WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

JALAN DEKAT HUTAN WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN

HUTAN PINUS KITA KALIGONDANG GEMAHARJO TEGALOMBO PACITAN

DIATAS GARDU PANDANG HUTAN WISATA PINUS KITA GEMAHARJO PACITAN



Tag: #wisata pinus kita gemaharjo tegalombo pacitan, #jalan menuju pinus kita pacitan, #penginapan sekitar pinus kita, #lokasi pinus kita pacitan, #peta wisata pinus kita, #hotel di kawasan pinus kita, #rute wisata hutan pinus kita pacitan, #alamat pinus kita pacitan, #tiket masuk wisata pinus kita pacitan, #fasilitas pinus kita, #transportasi menuju pinus Kita, #biaya wisata pinus kita pacitan, #hutan pinus di pacitan, #wisata hutan pinus, #pine forests pacitan.

Senin, 19 September 2016

"SUNGAI MARON PACITAN" Wisata susur sungai di Pacitan dengan perpaduan keindahan, keasrian, kealamian, serta nuansa petualang serasa di 'Green Canyon'.. [Desa Dersono - Kecamatan Pringkuku]



gambar foto muara1 sungai kali maron pacitan jawa timur
SUNGAI MARON PACITAN JAWA TIMUR


Setelah cukup lama tidak bikin postingan rasanya kangen juga membincangkan lagi 1001 pesona wisata Kota Pacitan yang sudah terkenal akan keindahanya. Setelah mengulas Pantai dan Goa-nya, untuk kali ini mari kita nikmati keindahan Sungainya. Dan ternyata selain Sungai Grindulu yang sudah cukup dikenal akan manfaatnya untuk masyarakat sekitar, di Pacitan ternyata juga punya Kali Maron yang akhir-akhir ini jadi primadona para traveler di Pacitan.

Kali Maron atau Sungai Maron adalah sungai yang bermuara di Pantai Ngiroboyo yang berada di Desa Sendang Kecamatan Donorojo yang juga masih bertetangga dengan Pantai Klayar. Sedangkan alamat Kali Maron sendiri masih masuk wilayah Desa Dersono Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan Jawa Timur.

Panorama alam dan kejernihan sungai ini memang sangat menyejukkan mata. Aliran air yang jernih berwarna kehijauan serta pepohonan kelapa dan pohon-pohon menghijau lainya disini akan menambah kesan asri serta tampak unik. Bahkan banyak blog traveler yang menyebut sungai ini adalah Amazon versi Indonesianya.

gambar foto wisata sungai kali maron pacitan jawa timur gambar foto perahu 3 sungai kali maron pacitan jawa timur
gambar foto muara ngiroboyo sungai kali maron pacitan jawa timur gambar foto amazon vs sungai kali maron pacitan jawa timur

Untuk rute jalan menuju Sungai maron anda bisa lihat di artikel sebelumnya tentang Pantai Ngiroboyo. Ada dua jalur untuk menuju sungai ini yaitu dengan menyusuri hulu sungai dengan perahu dari Desa Dersono. Dan yang kedua bisa melewati Pantai Ngiroboyo atau Desa Sendang.

Jarak tempuh kurang lebih sekitar 45 menit dari pusat kota Pacitan. Para wisatawan diharapkan membawa kendaraan dengan jarak ground yang tinggi supaya lebih aman. Meskipun aksesnya tidak begitu sulit namun jalan menuju sungai agak menantang karena sebagian aspalnya sudah berlubang, serta berliku dan menanjak.

Sungai Maron yang panjangnya sekitar 4,5 km ini terbilang belum lama dikenal. Karena dulunya tempat ini masih cukup asing dan belum terjamah oleh para pecinta alam, atau mungkin juga akses jalanya yang belum ada. Namun menjadi tenar sejak ada sebuah stasiun televisi yang meliput sebuah acara di Sungai Maron yang di kenal sebagai "Green canyon" -nya Pacitan ini.

gambar foto memanjat kelapa selfie sungai kali maron pacitan jawa timur gambar foto ngiroboyo sungai kali maron pacitan jawa timur
gambar foto selfie2 sungai kali maron pacitan jawa timur gambar foto ngiroboyo sungai kali maron pacitan jawa timur

Banyak alasan mengapa Sungai ini sring di kunjungi wisatawan diantaranya adalah: Karena keberadaan sungai ini yang tersembunyi sehingga jauh dari ramainya kota, Pemandangan alamnya masih natural berada diantara rangkaian Gunung Seribu, Sungainya juga masih bersih airnya berwarna hijau jernih serta pepohonan yang menghijau mengapit dikiri dan kananya.

Banyak hal yang bisa anda lakukan di Sungai ini, seperti menyusuri sungai dengan mendayung perahu, mengambil foto pemandangan alam dan jernihnya kali maron, serta ada juga yang memanfaatkan momen ini untuk ber-selfie diatas perahu. Bahkan ada pula yang lebih nekat dengan berfoto di atas pohon kelapa berbatang unik yang ada disana.

Selain itu juga terdapat kegiatan susur sungai dengan menyewa perahu mesin dengan harga cukup terjangkau yaitu 100-150rb per perahu untuk 5 orang, Juga ada sewa perahu dayung yang mana anda sendiri yang naik dan mengemudikanya, Disini juga diadakan lomba dayung setiap tahunya yang dikenal dengan "Festival Dayung Ngiroboyo", Serta juga ada kegiatan unik di muara sungai yang disediakan pengelola wisata yaitu River Tubing (menyusuri sungai dengan ban dalam mobil dengan pengaman helm dan pelampung badan dengan tarif 15rb/jam).

gambar foto menyusuri sungai kali maron pacitan jawa timur gambar foto jernihnya sungai kali maron pacitan jawa timur
gambar foto sungai kali maron pacitan jawa timur 2 gambar foto muara2 sungai kali maron pacitan jawa timur

Setiba di Pantai Ngiroboyo anda bisa menikmati birunya air laut serta pasirnya yang coklat kehitaman. Disini juga terkenal akan sunsetnya yang indah. Bagi yang suka tantangan juga ada kegiatan Body Boarding dan Surfing. Jika sudah puas disini anda bisa kembali ke titik awal menggunakan perahu dengan suasana yang tentunya tak kalah seru.

Senin, 29 Agustus 2016

"SUNGAI BARONG PACITAN" Destinasi baru wisata alam yang merupakan rintisan desa wisata berbasis masyarakat. [Desa Candi - Kecamatan Pringkuku]

<br /><br /><a href="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-resmi.jpg"><img src="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-resmi.jpg" width="310" height="210" alt="Peresmian Wisata Sungai Barong pringkuku Pacitan" /><br /><b>SUNGAI BARONG PACITAN</b></a><br /><br /><p style="text-align:justify;">Siapa sangka "Pacitan" nama sebuah kabupaten yang di kelilingi pegunungan dan perbukitan ini merupakan sebuah kota tempat kelahiran Pak SBY yang tak lain adalah Seorang presiden RI yang ke-6. Dulunya kabupaten kecil ini bukan apa-apa dan tak begitu dikenal, Namun kini mulai berbenah diri dan mulai bangkit. Banyak sektor yang kini sudah mulai dikembangkan salah satunya bidang wisata.<br /><br />Dengan kekayaan alamnya dan kondisi geografis yang berupa perbukitan, <a href="http://alipz33.xtgem.com/index?__xtblog_search=gunung">pegunungan </a>, lembah, lautan, dan terdapat hamparan pegunungan karst, membuat kabupaten yang berjuluk kota 1001 goa ini kaya akan keindahan alamnya yang kini banyak di kelola menjadi sebuah obyek wisata.<br /><br />Ada berbagai macam wisata alam yang ada di Pacitan, selain terkenal dengan goa nya Pacitan juga memiliki pantai-pantai yang indah, gunung-gunung, dan kini juga mulai di kenal dengan keindahan wisata <a href="http://alipz33.xtgem.com/index?__xtblog_search=sungai">sungainya.</a><br /><br />Sungai <a href="http://alipz33.xtgem.com/index?__xtblog_search=maron">Maron</a> mungkin sudah tak asing lagi di telinga anda, tapi taukah anda dengan Sungai "Barong"? Dimanakah tempatnya? Seperti apa?, dan lain-lain. Nah, buat anda yang belum pernah dengar, pada kesempatan kali ini mari kita ulas tentang sungai satu ini yang katanya sudah mulai di kembangkan jadi desa wisata.<br /><br /><a href="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-prhu-spd.jpeg"><img src="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-prhu-spd.jpeg" width="137" height="120" alt="Perahu sepeda air Wisata Sungai Barong pringkuku Pacitan" /></a> <a href="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-prhu.jpg"><img src="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-prhu.jpg" width="137" height="120" alt="Perahu Wisata Sungai Barong pringkuku Pacitan" /></a><br /><a href="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-ank-brnang.jpg"><img src="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-ank-brnang.jpg" width="137" height="120" alt="Anak berenang Wisata Sungai Barong pringkuku Pacitan" /></a> <a href="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-cakluan.jpg"><img src="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-cakluan.jpg" width="137" height="120" alt="Caklukan Wisata Sungai Barong pringkuku Pacitan" /></a><br /><br />Sungai Barong berlokasi di Dusun Barong wetan, Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa timur. Masih satu wilayah desa dengan <a href="http://alipz33.xtgem.com/index?__xtblog_search=srau">Pantai Srau</a> yang sudah lebih dulu di kenal wisatawan. Sungai sepanjang sekitar 150 meter ini telah di resmikan oleh bupati Indartato pada 15 Oktober 2015 sebagai wahana wisata sungai baru di Pacitan. Awalnya sungai ini hanyalah sungai biasa, tetapi setelah beberapa waktu lalu dibendung, Sungai Barong kini jadi tempat kegiatan mendayung perahu dan berenang anak-anak dan warga sekitar.<br /><br />Kali Barong memiliki sumber air yang tak pernah kering walau musim kemarau. Sebelum digunakan untuk wisata dayung, dulunya sungai ini dimanfaatkan warga sekitar untuk pengairan sawah. Jadi manfaatnya cukup terasa untuk kesejahteraan masyarakat disana. Pada ujung sungai juga ada semacam bak bantuan dari PDAM Pacitan beberapa waktu lalu, terus warga memasang pipa dan mengalirkanya ke masing-masing sawahnya, alhasil sawah disana bisa panen berkali-kali per tahunya.<br /><br />Selain itu pihak pengelola Sungai Barong terus melakukan pembaruan untuk menarik para pngunjung, diantaranya ada dayung perahu mancung yang lebih dulu ada dan kemudian telah disediakan sepada air yang menjadi wahana baru di Sungai ini. Dan yang akhir-akhir ini di kembangkan adalah tempat budidaya ikan Nila, juga ada lagi wisata kreatif "Ceklukan".<br /><br />Wahana Dayung Perahu Mancung adalah sebuah kegiatan susur sungai menggunakan Perahu Mancung (Perahu khas Pacitan). Perahu ini muat untuk 3 orang, dan tidak terdapat mesin. Jadi anda harus mendayung sendiri perahu tersebut untuk menggerakkan perahu dengan tongkat pendayung. Butuh keseimbangan dan tekhnik kusus untuk mengemudikan perahu ini, jadi harus minta penjelasan dulu dari pemandu dari warga sekitar sebelum naik.<br /><br /><a href="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-slfie.jpg"><img src="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-slfie.jpg" width="137" height="120" alt="Selfie Wisata Sungai Barong pringkuku Pacitan" /></a> <a href="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-in.jpg"><img src="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-in.jpg" width="137" height="120" alt="Indartato Wisata Sungai Barong pringkuku Pacitan" /></a><br /><a href="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-ind-dyg.jpg"><img src="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-ind-dyg.jpg" width="137" height="120" alt="Indartato dayung Wisata Sungai Barong pringkuku Pacitan" /></a> <a href="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-spdaa.jpg"><img src="http://alipz33.xtgem.com/img/barong-spdaa.jpg" width="137" height="120" alt="sepeda Wisata Sungai Barong pringkuku Pacitan" /></a><br /><br />Wahana kedua ada sepeda air. Sepeda air disini merupakan sepeda biasa yang dikayuh dengan kaki, namun ada sedikit modifikasi dengan memberi pelampung dari pipa paralon sehingga yang menaiki akan merasakan sensasi mengayuh sepeda dengan kondisi terapung diatas air sungai.<br /><br />Berikutnya ada Ceklukan, apa itu? Ceklukan adalah sebuah kearifan lokal peninggalan leluhur yang sudah hampir seperempat abad hilang. Ceklukan ini merupakan wujud karya seni alunan musik yang dihasilkan dari menepuk-nepuk air dan biasanya dimainkan oleh 6 orang. Dulunya ini adalah bentuk mainan anak-anak jaman dahulu yang masih sering mandi dan bermain di sungai.<br /><br />Seperti yang kita ketahui, Kali Barong merupakan sebuah rintisan desa wisata berbasis masyarakat, yang letaknya juga masih sejalur dengan obyek wisata lainya yaitu Pantai Srau dan Pantai Watukarung. Untuk menikmati keindahan sungai Barong dengan kearifan lokal masyarakat sekitar, semua ini masih gratis dan katanya selamanya akan tetap gratis untuk pengunjung.<br />Selamat berkunjung didestinasi wisata baru Pacitan, tetap jaga kebersihan lingkungan dan alam kita ya..<br /><br /></p>

Selasa, 19 Juli 2016

"GOA SUKOMONO PACITAN" Goa misterius yang ditemukan secara tidak sengaja di tepi JLS Pacitan. [Desa Dadapan - Kecamatan Pringkuku]



atap Goa sukomono dadapan pringkuku pacitan
GOA SUKOMONO (DADAPAN) PRINGKUKU PACITAN


Selain Pantainya yang cukup dikenal, tak salah jika Pacitan mendapat julukan Kota 1001 Goa, karena faktanya Kabupaten ini memang benar-benar memiliki banyak sekali Goa. Dari yang sudah jadi obyek wisata maupun yang masih benar-benar terjaga kealamianya belum terjamah tangan manusia. Dari kesekian banyaknya goa karst Pacitan, ada satu nama goa yang masih tergolong baru, yaitu Goa Sukomono.

bibir Goa sukomono dadapan pringkuku pacitan

Gua Sukomono atau biasa juga disebut Goa Dadapan ini letaknya memang berada di Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Lokasinya juga sangat mudah dijangkau karena berada tepat dipinggir JLS atau Jalur Lintas Selatan. Kalau dari Pacitan kota melintasi jalur bus lewat atas Pantai Teleng ria. Dalam perjalanan anda akan disuguhi pemandangan hijau pepohonan milik Perhutani, serta jalanan berkelok akan menjadikan perjalanan semakin seru.

lorong Goa sukomono dadapan pringkuku pacitan

Gua yang penemuanya secara tidak sengaja ini baru ditemukan sekitar awal tahun 2013. Waktu itu para pekerja proyek pelebaran jalan sedang mengepras dinding tebing disisi jalan utama JLS. Dari pengeprasan tersebut dihasilkan sebuah lubang kecil yang ternyata didalamnya berbentuk lorong panjang dan terdapat ruangan sama persis seperti sebuah goa yang lengkap dengan stalagtitnya.

ruang Goa sukomono dadapan pringkuku pacitan

Goa Dadapan ini bertipe gua Horizontal dengan mulut goa yang sempit. Namun panjangnya diperkirakan mencapai sekitar 150 meter. Tapi konon dari ceritanya Goa ini masih wingit dan belum banyak wisatawan yang mengunjunginya. Hanya sebagian dari pecinta alam dan traveler yang bernyali saja yang pernah memasuki Goa Sukomono ini.

stalagtit Goa sukomono dadapan pringkuku pacitan

Goa yang masih sejalur dengan wisata sejarah "Monumen Panglima Sudirman Palagan Tumpakrinjing" ini memiliki stalagtit yang indah dan masih sangat alami. Buat anda yang berjiwa petualang sejati, goa ini sangat pas untuk menguji nyali anda. Tapi tetap berhati-hati dan selalu waspada, dan jangan lupa jaga kebersihan serta kelestarianya. Selamat berpetualang...


Foto by: DetikTravel

Kamis, 07 Juli 2016

"TELAGA SONO PACITAN" Jadi pusat perhatian pasca bencana alamnya yang dahsyat. [Desa Kalikuning - Kecamatan Tulakan]



landscape telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo
TELAGA SONO (Kalikuning - Pacitan)


Tak kalah dengan daerah-daerah lain rupanya Pacitan yang dulunya kurang begitu dikenal, tapi kini ternyata Pacitan sudah Cukup populer. Berawal dari terpilihnya putra Pacitan menjadi orang nomor satu di Indonesia yaitu Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono, dan kini kabupaten berjuluk Kota 1001 Goa ini mulai terkenal akan keindahan wisatanya. Ditunjang lagi sejak dibangunya Jalur Lintas Selatan atau JLS yang melintasi pesisir selatan Jawa (termasuk Pacitan), membuat para traveler banyak mendatangi kabupaten yang satu ini.

Banyak obyek wisata di Pacitan yang sudah mulai dikembangkan, mulai dari Pantai yang menawan, Goa yang misterius, Sungai yang asri, wisata budaya dan sejarahnya pun tak kalah menarik dan masih banyak lagi yang lainya. Dan yang cukup digemari adalah wisata pantainya karena lokasinya yang relatif dekat jika diakses dari JLS. Namun untuk kali ini mari kita bahas sebuah obyek wisata agak terpencil yang sudah cukup dikenal sejak jaman dahulu, yaitu sebuah telaga yang diberi nama Telaga Sono.

Telaga Sono atau dalam dialek jawa dibaca "Telogo Sono" adalah sebuah telaga yang tak begitu luas yang berada di Dusun Sono, Desa Kalikuning, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Telaga yang berada disebelah barat desa ini juga merupakan image dari desa Kalikuning. Meski agak terpencil namun akses jalanya tak jauh dari jalur Pacitan-Lorok lewat desa Mentoro (bukan via JLS), setelah melewati pasar desa Ketrowonojoyo lanjut saja hingga ada persimpangan belok kiri menuju desa Kalikuning. Dari situ anda bisa bertanya ke warga sekitar untuk sampai di Dusun Sono.

hijaunya telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo dari jalan telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo
tepi telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo atas bukit telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo

Dari cerita jaman dahulu, konon dulunya telaga ini adalah telogo Bedog yang ada di Dusun Bedog. Tapi karena dulu ketika para wali mau membuat telaga di Dusun Bedog, saat itu ketahuan Gadis Bedog Supit (gadis yang dihindari para wali karena bisa mengurangi kesaktian) yang waktu itu sedang menyapu.

Dan akhirnya pembuatan telaga dilokasi tersebut pun dibatalkan. Dan dari bekas galian telaga yang tidak jadi dibuat tersebut terdapat sumber air yang besar sampai sekarang. Dan disitu juga terdapat batu yang sangat besar yang dulunya akan dibuka oleh para wali yang akan membuat telaga. Batunya sampai sekarang masih ada disekitar sungai.

Selanjutnya pembuatan telaga dialihkan ke Dusun Sono maka dinamailah Telogo Sono. Dulunya telaga ini airnya mengalir ke arah timur dan ke barat. Menurut penuturan warga disana, bukit yang sebelah barat hampir semuanya didominasi bebatuan. karena saat membuat telaga ini dari galian yang berupa batu diletakkan disebelah barat. Sedangkan galian yang berupa tanah diletakkan disebelah timur. Dan sekarang masyarakat sekitar menyebut bukit yang berbatu dengan sebutan Gunung Tipis.

runtuh telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo puncak telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo

Desa kalikuning atau lebih tepatnya Telaga Sono beberapa tahun yang lalu juga jadi pusat perhatian warga Pacitan dan sekitarnya. Pasalnya waktu itu di Telaga Sono terjadi bencana hebat pada tanggal 3 Januari 2011 hingga terjadi lagi hari-hari berikutnya. Di lokasi ini telah terjadi bencana Longsor atau pergeseran tanah yang berpusat di lingkungan RT.01/RW.09 Dusun Sono. Saat itu di lokasi tersebut terlihat seperti sebuah wisata bencana.

Banyak pengunjung yang penasaran dan berdatangan kesini menyaksikan dari dekat disekitar telaga dan memadati lereng bukit yang masih rentan terjadi longsoran tersebut. Selain kedatangan pengunjung yang penasaran dan berempati atas bencana ini, juga banyak Sukarelawan, Bapak Polisi, Petugas Kesehatan, Bapak Tentara dan dari pihak lain yang juga turut bahu-membahu memberikan pertolongan untuk meringankan beban dari para korban bencana alam ini.

Akibat pergerakan tanah tersebut telah mengakibatkan banyak rumah warga rusak parah, jalan ambles dan retak, serta merusak beberapa sarana umum lainya. Dari bencana tersebut setidaknya 136 KK telah diungsikan ke beberapa tenda pengungsian. Tapi sebagian lagi ada yang tinggal dirumah sanak saudaranya yang dirasa masih aman.

bencana longsor 1 telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo bencana longsor 2 telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo
bencana longsor 3 telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo bencana longsor 4 telaga sono kalikuning tulakan pacitan telogo

Terlepas dari cerita diatas Telogo Sono 'kini' adalah sebuah telaga yang sangat indah, disekelilingnya terdapat hamparan pegunungan yang masih asri khas pedesaan, berbukit dan pepohonanya menghijau, udaranya sangat sejuk, airnya juga jernih bagaikan cermin raksasa yang memantulkan gambaran pemandangan alam disekelilingnya.

Tak hanya itu, katanya air telaga ini juga tidak pernah kering walaupun musim kemarau. Jadi disini anda juga bisa mencari ikan bagi yang hobi memancing. Buat anda yang gemar berpetualang mencari pengalaman menemukan tempat-tempat baru, tidak salah anda datang kesini..

Baca juga:
"GOA SOMOPURO PACITAN" Keindahan goa belahan timur Kabupaten Pacitan dengan indahnya gelambir-gelambir batuan raksasanya. [Desa Bungur - Kecamatan Tulakan]
"GUNUNG LANANG PACITAN" Lokasi camping yang nyaman, menyaksikan sunset dan sunrise, serta menikmati panorama indahnya landscape kota Pacitan dari ketinggian. [Desa Punjung - Kecamatan Kebonagung]